Sabtu, 28 Maret 2020

Jenis Bahan Kanvas Pada Tote Bag Kanvas

Mengetahui bahan kanvas yang dibuat untuk bahan tote bag kanvas yang ingin dimiliki disarankan agar pengguna mengenal dengan baik tas kanvas dan seluk beluk material bahan pembuat tas kanvas. Karakteristik bahan kanvas pada umumnya adalah memiliki serat yang tebal, jalinan anyaman yang kuat dan motif benang tampak terlihat jelas. Yang termasuk kategori bahan kanvas antara lain: kanvas Marsoto, kanvas Ripstop, kanvas Blacu, Baby Kanvas, kanvas Terpal, kanvas sintetis PE (Polyester) dan kanvas Sueding. Dari semua kategori tersebut ada beberapa jenis bahan kanvas yang cocok dan sering digunakan sebagai bahan tote bag.

Jenis Bahan Kanvas Pada Tote Bag Kanvas

Jenis Bahan Kanvas Untuk Tote Bag

1. Baby Kanvas
Bahan ini adalah jenis bahan kanvas yang paling lembut di antara semua bahan kanvas. Bahan kanvas yang memiliki pori-pori yang sangat kecil sehingga membuatnya lebih lembut jika dibandingkan jenis bahan kanvas yang lain. Bukan hanya lembut, kanvas jenis ini juga lentur dan kuat sehingga nyaman digunakan dan awet. Tampilan kanvas ini juga melahirkan kemewahan tersendiri.

2. Kanvas Marsoto
Jenis kanvas ini memiliki ciri khusus yaitu bintik-bintik pada permukaan bahan sehingga menyerupai garis-garis vertikal pada bahan kordurai. Tekstur halus tetapi tidak mudah robek merupakan beberapa keunggulan dari jenis kanvas ini. Kanvas ini berharga mahal tetapi menawarkan kualitas yang unggul.

3. Kanvas Blacu
Kanvas jenis ini termasuk kanvas belum purna proses (unfinished) karena berasal dari bahan mori yang belum melalui proses pemutihan. Kanvas ini memiliki jalinan yang sederhana dan bertekstur agak kasar. Sesuai dengan harganya yang murah, kanvas ini berkualitas rendah dan kurang kuat untuk menahan beban. Kanvas jenis ini paling banyak tersedia di toko-toko.

4. Kanvas
Jenis kanvas ini merupakan kebalikan dari kanvas blacu. Kanvas ini merupakan bahan mori yang telah melalui proses pemutihan. Kanvas jenis ini bertekstur halus, lebih tebal dan lentur, biasanya kanvas ini berwarna abu-abu atau putih gading.

5. Kanvas PE
Satu lagi bahan kanvas yang dapat digunakan sebagai bahan tote bag kanvas, yaitu kanvas PE. Kanvas ini adalah kanvas sintetis dari campuran bahan polyester dan katun. Tas kanvas yang menggunakan bahan kanvas jenis ini akan lebih kuat dan bahan ini juga bisa didapatkan dengan harga terjangkau. Kekurangan pada jenis kanvas ini adalah bahan akan terasa panas.

Berbagai bahan yang telah tersebut di atas bisa ada yang sudah tercetak menjadi kanvas bermotif mau pun masih dalam keadaan polos. Bahan kanvas polos dijadikan menjadi tote bag kanvas polos yang simpel dan dapat digunakan sesuai keinginan dan tujuan dari penggunanya masing-masing. Tote bag polos akan mengundang penggunanya untuk menuangkan ide di kepalanya untuk mendesain tote bag sesuai dengan gayanya. Perlu diketahui bahwa bahan kanvas ini juga biasanya digunakan untuk melukis.

Description : Tote bag kanvas dapat dibuat dengan jenis bahan kanvas tertentu seperti baby kanvas, kanvas Marsoto, kanvas Blacu, Kanvas dan kanvas PE.
Share:

Kamis, 19 Maret 2020

Cara Memilih Peer to Peer Landing yang Tepat Bagi Investor

Peer to peer adalah salah satu langkah ketika investor dengan peminjam dana bisa saling terhubung melalui suatu platform. Ketika perusahaan fintech memberikan beragam kemudahan dalam hal ini. Beragam keuntungan bisa ditemukan dari adanya peer to peer landing yang diciptakan dalam dunia cyber ini. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk memastikan keamanan investor. 


Cara Memilih Peer to Peer Landing yang Tepat Bagi Investor

Cara Tepat Memilih Perusahaan Fintech bagi Investor
1. Pastikan sudah bekerjasama dengan OJK
Menjamin keamanan dana yang Anda simpan di perusahaan fintech untuk digunakan sebagai layanan peer to peer. Salah satu hal yang harus dijamin adalah memastikan jika perusahaan tersebut sudah bekerja sama dengan OJK. Ketika perusahaan sudah bekerjasama dengan OJK maka keamanan dana Anda akan selalu terpantau dengan baik. Terutama dengan dana yang Anda simpan di perusahaan. 

Kesempatan memang terbuka besar namun Anda harus memastikan jika aset selalu aman. Banyak perusahaan fintech seperti Amartha yang telah bekerja sama dengan OJK untuk memastikan jika dana selalu aman. Sirkulasi transaksi akan selalu memenuhi standar yang telah dilakukan dan disepakati. Hal ini bisa memberikan Anda keuntungan dan ketepatan untuk memilih perusahaan peer to peer. 

2. Lama waktu perusahaan di dirikan
Kepedulian Anda terhadap aset harus selalu diperhatikan. Salah satunya adalah perusahaan yang Anda gunakan dan lama waktu di dirikannya. Ketika perusahaan tersebut sudah berpengalaman dengan jangka waktu yang lama maka segalanya akan jauh lebih aman dan mudah. Anda bisa memastikan hal ini dengan memperhatikan kembali profil perusahaan yang akan digunakan. 

3. Kesempatan investor untuk memilih peminjam
Peer to peer adalah salah satu kesempatan yang diberikan bagi investor untuk menguji kesempatan dan keberaniannya. Ketepatan untuk memilih orang yang meminjam bisa menjadi langkah utama untuk menjaga keamanan dana Anda. Meskipun banyak perusahaan seperti Amartha sebagai penyedia peer to peer dan fintech, Anda masih harus memastikan jika tidak salah untuk memilih orang atau peminjam. 

4. Mencari cyber policynya
Anda bermain di dunia cyber dan menggunakan jaringan internet untuk saling terhubung. Baik data atau aset yang Anda simpan harus selalu terjaga keamanannya. Hal paling utama dan paling baik untuk dilakukan adalah mencari kembali cyber policy yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Pastikan jika cyber policynya ada dan keamanan dana Anda akan selalu terjaga dengan baik. 

5. Melakukan riset review
Kemampuan untuk melakukan riset bisa menentukan kesempatan Anda untuk berinvestasi. Riset atau review sangat penting untuk dilakukan agar Anda tidak tertipu dengan janji yang diberikan oleh perusahaan fintech. 

Kesempatan setiap orang untuk melakukan investasi bisa ditemukan dari dibuatnya p2p lending. Teknologi yang dimanfaatkan dalam bidang ekonomi bisa dengan mudah di capai. Anda bisa mendapatkan keuntungan dari bunga yang di dapat ketika ada peminjam yang memakai dana Anda. Hal ini akan terus dikembangkan dengan keamanan penggunaan cyber dalam ekonomi.
Share:

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Blogger templates